Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KEMBARA BANTU KORBAN LONGSOR

Puluhan mahasiswa dari Keluarga Mahasiswa Bandung Barat (KEMBARA) menggelar baksos dan advokasi kepada masyarakat yang terkena musibah longsor di Desa Bojong Salam, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (15/5).
Thorif Abdullatif (kodinator baksos), mengatakan, sejak 1 April lalu, disela-sela kesibukan akdemik mahasiswa Kembara setidaknya telah mengumpulkan 33 dus mie instan, 40 kg. gula pasir, 40 pak buku tulis, 548 set minyak goreng, 125 kg. beras dan baju layak pakai yang kemarin siang telah didistribusikan langsung ke posko penanggulangan longsor di Kp. Cikarang, RT02/RW08, Bojong Salam, Rongga, Bandung Barat.
Thorif, menambahkan, penggalangan dana tersebut dilakukan di intern anggota Kembara. “Ini merupakan hasil kesepakatan bersama anggota Kembara untuk melakukan penggalangan dana di intern Keluarga Mahasiswa Bandung Barat yang tersebar di kampus-kampus se-Bandung Raya” tutur Thorif.
Ketua umum Kembara, Cecep Nugraha yang akrab dipanggil Abang, pada Senin (14/5), menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Bidang Lembaga Pengabdian dan Advokasi Masyarakat (LPAM). “Sebetulnya kegiatan ini merupakan bagian dari program Lembaga Pengabdian dan Advokasi Masyarakat (LPAM) yang pada 15-16 April lalu telah melakukan observasi ke lokasi kejadian," ujarnya.
Abang berharap dengan adanya kegiatankegiatan seperti ini, Kembara akan mampu merealisasikan konsep tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitiani dan pengabdian).
Sementara menurut penuturan Suhendra, ketua bidang LPAM, melalui kegiatan positif tersebut juga Kembara juga berupaya agar anggotanya tidak terjebak dalam wacana tanpa kerja. “Selain dalam rangka pengabdian, kegiatan ini juga diharapkan menjadi bukti nyata bahwa dulur-dulur mahasiswa bukan sekedar kader intelektual yang hanya kaya dengan wacana tapi juga harus mampu ikut berkiprah dalam proses pengembangan dan pemberdayaan masyarakat daerah,” kata Suhendra.
Aksi positif yang diselenggarakan Kembara kemarin, disambut hangat oleh pemerintah kecamatan dan desa setempat. Bahkan pihak pemerintah kecamatan Rongga yang diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Nunu Hadian, berharap kegiatan tersebut bisa kemudian dijadikan sebagai program berkala, khususnya dalam bidang peningkatan Indeks Pembangunan Manusia(IPM). “Saya sangat bangga dan siap membuka ruang kerjasama dengan Kembara kedepannya. Jujur saja, pengembangan dan pemberdayaan masyarakat tidak akan cukup hanya dengan material semata. Jika masyarakat hanya disuguhi ikan saja tanpa disuluhi atau dibina agar mengetahui bagaimana cara menangkap ikan, maka dampaknya hanya ketagihan. Oleh karena itu membina masyarakat juga perlu diprioritaskan,” ujar Kasi Pemberdayaan dalam sambutannya.

Posting Komentar untuk "KEMBARA BANTU KORBAN LONGSOR"