Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

FENOMENA SOSILOGI DAKWAH

Da’I Selebritas mengundang Mad’u Formalitas

Pergerakan dakwah bukanlah hal yang kontemporer. Sejak Rasulullah Saw diutus untuk mengajak kum jahiliyah kembali beribadah kepada Allah SWT. Pergerakan dakwah juga bukan hal yang baru, dakwah ilahiyyah telah ada sejak zaman Nabi Adam as. Namun secara fenomenal di era serba praktis dan ekonomis ini muncul realitas baru yang menjadi warna tersendiri dalam dunia dakwa, yaitu da’I ngetren, popular, dan memiliki Penggemar layaknya seorang actor dan Aktris yang manggung di dunia selebritas.
Tidak bisa dipungkiri, popularitas seorang da’I ini tidak semata karena kedalaman ilmunya, bahkan mungkin modal ke-Popularitas-an seorang da’I seleb ini hanya karena penampilan dan style nya saja. Sehingga nilai-nilai dan tujuan dari dakwah ini tidak terlallu diperhatikan oleh sebagian mad’u-nya. Salah satu indikasi dari ketidaktepatan pencapaian dakwah ala seleb ini munculnya jema’ah majlis ta’lim yang formal baik secara kepengurusan menejmen maupun hanya sebatas formal dari pakaiannya saja.
Kehadiran da’I seleb menurut seorang Syaikh dari negeri yaman (Ust. Ahmad lardi LC.) mereupakan pendangkalan dari tujuan dakwah karena kedalaman ilmu seorang a’I sangatlah menjadi prioritas dalam berdakwah bahkan lebih jauh beliau berpendapat bahwa criteria da’I itu dilihat dari ketawadluannya bukan mengatasnamakan mejemen dan memasang tariff dalam berdakwa.
Dalam realitas yang saya amati ternyata pola dakwah seperti da’I-da’I seleb ini mendorong pada pola hidup yang royal dan konsumtif, sebagai contoh mulai dari tariff yang ditentukan oleh menejemen da’I seleb ini yang relatif mahal dan kemudian mengundang terbentuknya majelis ta’lim formal yang cenderung mengutamakan keseragaman penampilan dan busana, padahal jika memang majelis ta’lim ini betul-betul memiliki tujuan untuk peningkatan spiritual, saya kira dalam hal busana tidak harus bermegah-megahan dan berseragam. Karena di akhirat pun tidak akan menjadi jaminan atau tidak akan menjadi hujjah bagi kita dari keseragaman penampilan.
Munculnya da’I selebritas merupakan degradasi kualitas dakwah ilahiyah yang mendakwahkan tauhid, mengajak kepada kesederhaan dan menikatkatkan ketakwaan bukan hanya nilai-nilai social yang ditanamkann pada diri madu melainkan kesadaran untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Wallahu A’lam bishawab….!

Oleh: Cepian

Posting Komentar untuk "FENOMENA SOSILOGI DAKWAH"