Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Psikologi Sosial

  1. PENGERTIAN PSIKOLOGI
  2. Manusia adalah makhluk berpikir, artinya manusia memiliki satu hal prinsip yang membedakan manusia dari hewan. Hal prinsip itu adalah karena pada setiap diri manusia tidak hanya terdapat jiwa saja, akan tetapi manusia juga memiliki nurani dan akal yang memiliki peran penting dalam mempengaruhi aktifitas manusia (behaviour radical) (kartini kartono, 1996 : 2) seperti mental, tingkah laku dan psikis (jiwani manusia) (Aristoteles & Plato). Keadaan tersebut menarik para pemikir untuk mengentaskan misteri pada manusia kenapa ada manusia yang baik hati, tapi ada juga yang jahat dan bahkan sangat kejam, dan kenapa ada manusia yang lugu ada juga centil? Dari pengamatan-pengamatan yang dilkukan untuk mencari jawaban tentang apa yang melatar belakangi prilaku manusia itu, maka lahirlah psikologi sebagai objek kajian filsafat, sekalipun pada awal perkembangannya, psikologi masih disandarkan dengan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sampai akhirnya psikologi menjadi disiplin ilmu tersendiri. (kartini kartono, 1996:1). Secara etimologis psikologi diambil dari bahasa inggris psychology (soul/mind) yang berasal dari bahasa yunani terdiri dari dua kata yaitu psychei (jiwa) dan logos (ilmu). (Abdurrahman Shaleh,2008: 1).
    Namun secara terminologi, berbagai referensi dari para ahli psikologi memiliki berbagai definisi dan penjabarannya. Berikut ini adalah sebagian definisi para ahli tentang psikologi:
  3. Psikologi adalah ilmu yang menyelidiki dan membahas tentang perbuatan dan tingkah laku manusia. (Dzulkifli L., 2008:4)
  4. Ilmu pengetahuan yang mempelajari kesadaran dan ketidak sadaran serta gejala-gejalanya yang akan mempengaruhi sifat dan hakikat tingkah laku (human behaviour) kehidupan psikis (jiwani manusia) (kartini kartono, 1996:1-2).
  5. Psikologi adalah analisis ilmiah mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami tingkah laku manusia. (Mayer;1981).
  6. Psikologi adalah study sistematis mengenai tingkah laku dan kehidupan mental (Roediger;1984).
  7. PENGERTIAN PSIKOLOGI SOSIAL
  8. Psikologi sosial adalah psikologi yang khusus menguraikan kegiatan-kegiatan atau tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan situasi sosial (Abu Ahmad : 2002). Dalam arti lain psikologi sosial adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia sebagai anggota suatu masyarakat (A.M. Choru:). Psikis manusia pada dasarnya tidak akan bisa terlepas dari latar belakang sosialnya dalam berhubungan dengan manusia lain. Artinya, psikis seseorang sangat dipengaruhi oleh situasi eksternal (kehidupan sosial) begitu pun sebaliknya psikis seseorang sedikitnya akan memberikan pengaruh terhadap proses kehidupan sosial suatu masyarakat. Maka dalam kajian psikologi sosial, psikis individu selalu dikaitkan dengan situasi sosial.
    Secara terminologi ilmu psikologi sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana ekspresi jiwa manusia yang dikaji dari segi ontologi, epistimologi, dan aksiologi yang bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan tentang apa, bagaimana, dan mengapa. Adapun satu di antara berbagai perbedaan antara psikologi umum dan psikologi sosial yaitu, psikologi sosial merupakan ilmu yang mengkaji gejala-gejala psikis manusia dan cara manusia bertingkah laku seperti yang ditimbulkan atau dipengaruhi oleh adanya hubungan antara manusia satu dengan yang lainnya. Sementara psikologi umum khusus mengkaji sifat dan hakikat psikis keperibadian manusia dalam kehidupannya tanpa dikaitkan dengan kehidupan sosial. Sementara itu, psikologi sosial mengkaji psikis seseorang dengan selalu menghubungkannya dengan situasi sosial yang timbul dalam kehidupan masyarakat. (Abu Ahmad, 2002).
  9. RUANG LINGKUP PSIKOLOGI SOSIAL
  10. Objek pembahasan dalam ilmu psikologi sosial adalah psikis individu dengan psikis sosial dan dibatasi oleh berbagai hal yang berkaitan dengan situasi-situasi sosial seperti interaksi sosial, sikap sosial, kelompok sosial, Leadership, motif sosial, prasangka sosial, dan keluarga dalam hal problem dan latar belakang problem yang timbul dalam kehidupan sosial (Abu Ahmad : 2002).
    Pustaka Referensi
  11. Kartono, kartini. 1996. Psikologi Umum. Bandung: mandar maju.
  12. L, Dzulkifli. 2008. Psikologi Perkembangan
  13. Ahmad, Abu. 2003. Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
  14. Ahmad, Abu. 2002. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.
  15. Shaleh, abdurrahman.2008. Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam. Jakarta: Kencana.
  16. Oleh: Cepian Ibn Al-khairi

Posting Komentar untuk "Psikologi Sosial"